RENUNGAN PAGI – SENIN, 26 JUNI 2017

HIDUPLAH DALAM KEJUJURAN

Kata Petrus: “Mengapa kamu berdua bersepakat untuk mencobai Roh Tuhan? (ay.9a).

Kisah Para Rasul 5 : 1-11
MINGGU III SES. PENTAKOSTA
SENIN, 26 JUNI 2017
RENUNGAN PAGI
GB. 226 : 1-Berdoa

Salah satu sifat penting dalam hidup adalah jujur. Sekarang banyak orang dalam hidupnya tidakjujur. Misalnya ketidak-jujuran atas perbuatan, perkataan dan berkat-berkat Tuhan yang dialami. Lebih bangga atas ketidakjujuran perbuatan. Lebih nyaman atas ketidakjujuran memperoleh harta. Lebih puas atas ketidakjujuran perkataan.

Ananias dan Safira – suami-isteri yang sepakat menjual hasil sebidang tanah milik mereka dan hendak menyerah hasil penjualannya tersebut kepada rasul-rasul ternyata tidak memberi sesuai hasil yang diperoleh. Mereka menahan sebagian hasil penjualan itu. Akibatnya keduanya mengalami kematian. Padahal ketika mereka tidak menjualnya, semuanya masih miliki mereka dan tidak akan mengalami hukuman atas ketidak-jujuran mereka.

Catatan penting dari kisah ini adalah pertama, soal kejujuran. Kejujuran merupakan sifat penting dalam hidup. Ketidakjujuran berdampak pada rasa tidak nyaman dalam hati dan diri. Perasaan bersalah atas ketidakjujuran selalu menyertai. Kedua, ada sangsi atas ketidakbenaran. Harus diakui bahwa perbuatan salah pasti ada hukuman. Mungkin hukuman tidak langsung dialami ketika seseorang berbuat salah. Kita merasa aman pada saat melakukan ketidakjujuran. Urusan hukuman atau dosa urusan nanti. Namun jika kita mengaku sebagai pengikuti Kristus hendaklah perilaku harus seiring dengan perbuatan yang benar.

Orang lain bisa saja tidak tahu jika kita tidak jujur. Namun sebagaimana ungkapan Petrus kepada Ananias dan Safira “engkau bukan mendustai manusia, tetapi mendustai Allah”. Artinya, Allah mengetahui segala kebenaran dan ketidakbenaran yang kita Iakukan. Pagi ini, mari kita memiliki tekad untuk jujur dalam setiap tindak-tanduk kehidupan yang dijalankan supaya berkat dan kasih-Nya melimpah atas hidup kita.

GB. 226 : 3
Doa : (Tuhan, berikanlah kami hati jujur atas segala berkat-Mu dalam hidup kami)

You may also like...