RENUNGAN MALAM – SELASA, 27 JUNI 2017

MENDENGAR NASIHAT

Nasihat itu diterima (ay.39b)

Kisah Para Rasul 5 : 26-42
MINGGU III SES. PENTAKOSTA
SELASA, 27 JUNI 2017
RENUNGAN MALAM
KJ.295 : 1-Berdoa

Mendengar nasihat bagi kebanyakan orang adalah sesuatu yang sulit. Biasa kita hanya mau memberi nasihat, menyalahkan atau membenarkan diri. Ada nasihat karena perbuatan salah, nasihat untuk memberi masukan atau semangat, nasihat yang sekedar saran, dsb.. Nasihat adalah pendapat yang disampaikan kepada seseorang atau lebih menyangkut pandangnya tentang sesuatu yang dipersoalkan. Memang cara menyampaikan menjadi sangat penting diperhatikan bagi orang yang menyampaikan.

Dalam perjalanan pelayanan para rasul, mereka diperhadapkan pada Mahkamah Agama karena banyak pihak tidak menyukai apa yang mereka Iakukan. Kebencian orang banyak itu bermuara pada usaha membunuh para rasul. Dalam suasana dan situasi tersebut, Gamaliel menyampaikan pendapatnya. Ia memberikan nasihat agar mempertimbangkan baik-baik apa yang hendak mereka lakukan terhadap para rasul. Gamaliel mengambil gambaran Teudas dan Yudas. Dikatakan bahwa semua pengikut akan tercerai-berai dengan sendirinya dan lenyap jika perbuatan
mereka dari manusia, namun jika dari Allah Kita tidak dapat melenyapkannya karena jangan sampai kita melawan Allah (ay.38).

Mendengar nasihat Gamaliel akhirnya mereka mendengar dan melepaskan para rasul. Terlepas dari benar atau tidaknya suatu nasihat, yang paling penting adalah bagaimana kita menerimanya sebagai masukan bagi perbaikan diri kita. Jangan alergi saat seseorang memberikan nasihat. Ketika nasihat disampaikan, berarti yang menyampaikan tersebut masih peduli kepada kita. Malam ini menjadi catatan kita bahwa setiap nasihat memiliki arti yang sangat penting karena memberikan perbaikan bagi perilaku dan karakter kita.

Dengan menerima nasihat yang baik, kita terhindar dari perbuatan menghakimi orang lain dengan sewenang-wenang dan menutup pikiran kita bahwa Ailah juga dapat berkarya lewat orang lain.

KJ.295 : 2
Doa : (Kristus, kami mau menjadi pendengar yang baik baqi orang yang berkeluh kesah)

You may also like...